Dilan menghadapi tekanan keras keluarga Limora yang memaksanya melepaskan kaki untuk dioperasi ke adiknya, Bagas, yang kondisinya semakin memburuk dan tidak bisa menari tanpa kaki baru. Meskipun keluarga mengklaim ini demi kebaikan, Dilan menolak dengan keras, merasa dikorbankan tanpa persetujuan dan merasa tidak dianggap sebagai bagian keluarga. Ketegangan memuncak saat Dilan ditahan oleh pengawal, sementara Helena berusaha memaksa dan mengancam supaya Dilan menyerahkan kakinya. Konflik keluarga dan keputusan sulit Dilan ini akan menentukan nasib keduanya, meninggalkan situasi terbuka penuh ketegangan dan luka batin.