Di episode ini, Yaelen menghadapi tekanan berat saat menawarkan takhtanya kepada seseorang dengan syarat agar orang itu menolong rakyatnya jika Yaelen bunuh diri. Namun, ancaman muncul ketika orang lain menuduh Yaelen membunuh Ratu Kian dan berusaha menghalangi keberangkatannya ke Kian untuk menghadapi serangan Iblis. Ketegangan meningkat saat Yaelen bersikeras pergi untuk menghadapi bahaya nyata Iblis yang sudah mendekat, sementara lawan-lawannya menuntut penyerahan pusaka sebagai syarat izin berangkat, mengancam akan menumpahkan darah jika tidak taat. Episode berakhir dengan ancaman terbuka terhadap Yaelen yang bertekad menerobos benteng perbatasan untuk melawan Iblis.