Fero tiba di rumah keluarga setelah Tesa tewas; keluarga Ceno memintanya kembali dengan janji mengembalikan status pewaris dan menyerahkan perusahaan serta mengurus pemakaman mewah. Di kantor ia diminta menandatangani surat kematian Tesa. Di rumah suasana memanas ketika seorang ibu (Bunda) menuduh Fero lalai sehingga Tesa bersekolah di tempat buruk; seorang dokter membela Fero karena harus merawat Saly yang terluka parah. Tuduhan dan sindiran memuncak, lalu dialog pecah menjadi perintah singkat, "Lina, ayo bercerai", meninggalkan pilihan berat yang belum terjawab.