Setelah ayah menjual barang dan menyerahkan 5 tael, ia meninggalkan Yuyun dan Kak Yuda di rumah sambil mengingatkan mereka menjaga uang yang disisihkan untuk kebutuhan rumah dan obat Yuda. Ayah pergi belanja; Yuda diberi sejumlah uang untuk obatnya, tetapi kakinya sudah lumpuh bertahun-tahun dan obat tak menyembuhkan. Yuyun mengaku kekuatannya terpakai semalam sehingga ia tak mampu menyembuhkan kaki Kak Yuda seperti yang diharapkannya. Yuyun lalu pergi membeli tanghulu, meninggalkan Yuda sendirian dengan uang obat—keputusan itu menimbulkan ketidakpastian tentang keselamatan uang dan harapan pengobatan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.
Yuyun, gadis manis, adalah dewa keberuntungan yang diturunkan Kaisar Langit untuk mengakhiri kekeringan. Ia hidup sebagai anak desa malang. Tubuhnya kecil, tapi kekuatannya luar biasa: dengan lambaian tangan kambing tua beranak, dengan hentakan kaki sumur kering memancarkan mata air. Keajaibannya membangkitkan harapan sekaligus kecurigaan. Bibinya yang jahat menudingnya "Pembawa Sial". Ketika dapur bibi tiba-tiba meledak, kecurigaan berubah jadi kebencian. Kakak sepupunya melempari Yuyun dengan batu, menindas dan mengucilkan dia. Desa terpecah; beberapa bersyukur, banyak yang takut dan menjauhi. Terjebak antara mukjizat dan prasangka, Yuyun harus bertahan dan mencari cara membuktikan niat baiknya tanpa menambah penderitaan.