Di meja keluarga, Yuna dimarahi karena lupa membeli hadiah ulang tahun Ayah; lawan bicaranya menuduhnya tak peduli dan mengecilkan kerjanya. Ketegangan berlanjut ketika seorang wanita hamil mengeluh kekurangan gizi dan minta duduk serta makan, namun ditegah dan dicurigai pura-pura. Seorang anggota keluarga malah memaksa, Aku kasih kau makan!, sementara yang lain menuntut hukuman dan membandingkan bahwa dia pernah bekerja saat hamil Reza. Titik baliknya: sang wanita membela kehamilannya namun dipertanyakan kredibilitasnya; nasib makanan, istirahat, dan perlindungan bagi dirinya belum diputuskan.