Di kediaman Adipati, Pangeran menghadapi Lia yang mencoba membujuknya dengan barang pemberian; ia menegaskan akan memberi pelajaran dan tidak memaafkan meski Lia memohon. Ia menuntut kabar tentang Jenderal Kamin: lukanya sembuh dan sang jenderal sudah menghadap Kaisar. Pangeran marah karena Jenderal meninggalkan militer untuk mencari Ayahanda, dan menuduh Lia serta Yana mengolok-oloknya; ia memperingatkan Lia agar tidak semena-mena meski terikat janji nikah. Terungkap bahwa deserti Jenderal berisiko hukuman mati, dan Pangeran kini mempertimbangkan apa hukuman bagi Yana—keputusan itu menggantung.