Yura tersentak ketika bertemu seorang anak bernama Thea yang bernyanyi indah; suaranya membangkitkan bayangan anaknya yang hilang dan membuatnya berharap anaknya akan tumbuh seperti Thea. Kak Yogi menegur, meminta Yura berhenti memikirkan masa lalu dan mengatakan masalah itu sudah lama berlalu. Ketegangan memuncak saat Yura menyadari kalung kenangannya hilang; Yogi menawari membuat pengganti, tapi Yura menolak karena itu satu-satunya bukti. Yura tampak bingung dan sedih, bergulat dengan kenangan itu. Percakapan berakhir ketika Yogi mendesak agar Yura 'menghapus' anak itu dari hatinya, meninggalkan keputusannya belum terselesaikan.