Cakra berkonflik dengan seorang wanita yang disebutnya penggoda kaisar dan tidak pantas menjadi ibu dari Melinda. Wanita itu dipaksa meninggalkan Melinda yang kemudian diasuh oleh ibunya Cakra. Cakra menegaskan bahwa dengan jabatan barunya, dia tidak boleh memiliki istri sah yang hina dan wanita itu tak akan bisa menjadi selir atau memegang gelar Putri Kirana. Ketegangan memuncak saat Cakra menuntut wanita tersebut untuk pergi dan mempertanyakan bagaimana dirinya bisa naik jabatan sementara wanita itu menjadi hina, meninggalkan konflik yang belum selesai.