Kaisar menghadapi tekanan dari para menteri yang khawatir dengan harem dan wilayah kerajaannya, sementara isu pemilihan selir dan persoalan transportasi air mendominasi pembicaraan. Meski kaisar terlihat keras kepala menolak campur tangan, ia akhirnya memutuskan keluar istana untuk melihat kebun bambu milik Tuan Cakra setelah mendengar kabar baik tentangnya. Di sisi lain, Tya mengingatkan suaminya agar tidak melupakan hubungan mereka sebagai suami istri yang telah lama jauh dan membutuhkan perhatian kembali, menunjukkan ketegangan personal yang belum teratasi. Konflik antara urusan negara dan kehidupan pribadi menjadi pusat ketegangan di episode ini.