Panji yang dijuluki tiran karena tak ada orang yang selamat dari rumah besarnya, menghadapi tekanan soal kalung senilai 48 miliar milik ayah seorang wanita yang ingin ia ajak menikah kontrak demi kepentingan bisnis. Wanita itu menuntut janji dan ancam hukuman jika Panji membuang waktunya, sementara dia juga mengungkap bahwa tanpa kalung itu Panji tak bisa menjadi CEO sah Grup Limawan. Panji yang awalnya menertawakan permintaan itu akhirnya melarikan diri dari situasi berbahaya, menyadari dirinya sudah terjerat masalah serius dengan orang-orang berbahaya dan rahasia kalung tersebut belum terpecahkan.