Seorang wanita ditahan karena menolak mengungkap lokasi sebuah kalung penting. Penawannya memberinya ultimatum: serahkan lokasi kalung untuk kebebasannya atau tetap dikurung. Wanita tersebut mengklaim bisa melihat masa depan dan berusaha meyakinkan penawannya agar tidak mengurungnya, tapi ditolak. Sementara itu, penyelidikan terhadap kebocoran uang di Divisi Perdagangan Limawan mengarah pada keluarga wanita itu, meski ia tidak ingat pelakunya. Dalam tekanan, wanita itu merencanakan kabur melalui jendela, meninggalkan konflik antara pengungkapan informasi dan kebebasannya yang belum tuntas.