Keluarga menekan Sindy agar menolak magang di Grup Surya dan menyerahkan kesempatan itu kepada Silvy. Alasannya: Silvy dinilai lebih pintar dan keluarga merasa berutang karena kelalaian masa lalu yang membuat Silvy sering sakit. Sindy dipuji atas sikap mengalahnya dan disuruh menolak secara resmi masuk Keluarga Surya. Mereka juga membahas satu tempat tambahan agar salah satu kakak laki-laki bisa menemani Silvy; salah satu kakak menyatakan bersedia. Namun mereka sepakat harus berkonsultasi ke Ayah dulu; adegan berakhir saat seseorang memanggil 'Pak Dimas', sehingga keputusan akhir tetap belum jelas.