Pak Kalvin yang akan menghadiri rapat disiapkan materi oleh Bu Yaya, sementara seseorang baru di kantor diminta mengantarnya ke kamar nomor 8888. Rekan kerja lain memperhatikan bahwa di hari pertama kerja, wanita tersebut sudah menarik perhatian Pak Kalvin, bahkan diduga sengaja memberikan senyum genit. Walaupun ada pertanyaan soal alasan pria itu yang mengantar, akhirnya dia tetap menemani Pak Kalvin ke kamar. Episode ini berakhir dengan Pak Kalvin menerima kartu kamar dan instruksi kontak apabila diperlukan, meninggalkan ketegangan atas perhatian khusus yang diberikan pada wanita baru tersebut.