Tani berada di rumah baru bersama ayah dan seorang wanita yang akan merawatnya. Ayah meyakinkan Tani bahwa wanita itu baik dan memberikan rumah baru sebagai tempat tinggalnya. Meskipun ragu, Tani mengikuti ayah dan wanita tersebut, yang disebut tante, dengan harapan akan mendapatkan perhatian yang lebih baik. Ayah menunjukkan ketulusan yang sebelumnya tak pernah terlihat sepanjang tujuh tahun terakhir, lalu pergi meninggalkan Tani di sana. Namun, suasana berubah saat seorang pria marah dan memerintahkan seseorang untuk memberinya air, menimbulkan ketegangan yang belum terselesaikan.