Alen diselamatkan dua malam lalu oleh seorang pria, yang kini memberinya kesempatan meminta sesuatu sebagai balas jasa. Alen menolak ditunjuk jadi bibinya Talia dan memilih pergi. Hubungan mereka tegang setelah pria itu melarangnya menyentuhnya lagi, padahal sebelumnya mereka pernah dekat. Talia datang bersama pacarnya, Deo, memperkenalkan dirinya pada pria itu. Percakapan mengungkap reputasi pria yang dingin dan kejam terhadap wanita, dengan desas-desus kelam. Penampilan Aria dengan tas mirip yang dipakai korban memicu kecurigaan soal keterlibatan wanita itu dengan pria tersebut, meninggalkan ketegangan yang belum terpecahkan.