Dalam episode ini, seorang wanita mencoba menukar tas yang terbuat dari kain bedong suaminya dengan daging di tengah masa paceklik di Desa Asri. Namun, dia ditolak setelah tas itu dikenali sebagai bukti identitas orang tuanya yang tidak boleh diperjualbelikan. Ketegangan muncul saat dia mengancam akan membeberkan ketidakberbakti penduduk kepada desa jika tidak dipenuhi permintaannya. Meski begitu, pria yang bersamanya menasihati untuk tidak menukar tas tersebut dan menyarankan mencari barang lain. Episode berakhir dengan wanita itu merenung tentang perasaannya yang belum jelas sambil menghadapi tekanan kelaparan dan kebutuhan bertahan hidup.