Evan dan seorang wanita harus berbagi satu selimut di sebuah desa dengan kondisi sederhana, meskipun khawatir akan flu akibat selimut kecil yang hanya menutupi sebagian tubuh. Mereka menerima situasi ini dengan lapang dada, mengingat pengalaman tidur bersama di masa lalu. Malam itu, Evan merasa aneh karena perbedaan drastis kehidupan dari modern ke desa kuno. Mereka saling mengakui perasaan kecewa tapi sepakat untuk percaya pada kemampuan masing-masing dalam menghadapi perubahan ini. Wanita itu mengingatkan bahwa mereka kini hanya mengandalkan satu sama lain, memperkuat ikatan baru di tengah kesulitan yang belum usai.