Petugas menyadari sidik jari yang terdeteksi bukan milik Lucy, memicu kecurigaan dan perintah untuk menangkapnya segera. Dalam upaya melarikan diri, seseorang jatuh ke dalam perangkap yang telah dipersiapkan. Lucy diperintahkan untuk mencuci wajahnya agar bukti tidak terdeteksi, namun keberadaan cairan antiair menimbulkan ketegangan karena upaya membersihkan bukti dianggap sia-sia. Di akhir episode, terungkap bahwa Lucy ternyata terlibat langsung dalam situasi tersebut, meninggalkan pertanyaan besar tentang identitas dan motifnya yang masih misterius.