Episode dimulai saat seorang ibu menolak cerai meski anaknya menekan supaya mereka pindah demi hidup lebih baik; Sonia memberi tahu ibunya bahwa dia diterima di Universitas Janta dan ibu bertekad mencari uang untuk biaya kuliah dengan ikut promosi jual sosis. Mereka menemukan pamflet yang menjanjikan 16 juta tunai dan hadiah besar, tapi Sonia memperingatkan pamflet itu berasal dari klub tempat ia bekerja dan menyebut Tuan Hasyim psikopat. Ibu tetap ingin ikut, mengaku itu demi hadiah terakhir dari mendiang ayah. Adegan berakhir saat rapat Pak Hasyim mulai dan tante tadi tampak tidak asing, meninggalkan ketidakjelasan tentang apa yang akan terjadi.