Episode dimulai dengan kekacauan di sebuah lapak sosis: penegak hukum dan manajemen datang, penjual melarikan diri, lalu asisten Clev diperintahkan untuk "cek orang yang jual sosis tadi" dan kumpulkan semua datanya. Keluarga Hasyim muncul, memaksa sang ibu, Presdir Grup Harjo, menggelar konferensi pers. Ibu mengumumkan sayembara jodoh untuk Hasyim: 2 miliar bagi yang memegang tangan, 16 miliar untuk ciuman, 100 miliar untuk tidur dengannya, syarat di bawah 25 tahun dan "jangan tante-tante". Pengumuman itu mengubah suasana menjadi sensasional; asisten mulai mengumpulkan data dan publik menunggu pendaftar sementara konsekuensi bagi Hasyim belum terjawab.