Selina, seorang wanita hamil, tiba di kantor Grup Lesmana dan langsung diintimidasi oleh rekan kerja yang mempertanyakan kompetensinya dan meminta dia resign. Mereka menghitung biaya pemakaian menjadi Rp3.400.000 dan menuntut agar ia membayar hari itu, sambil mengancam pemeriksaan atas dugaan pencurian. Saat Selina merasakan kontraksi, Rian membawanya masuk; tim lalu memeriksa barang bawaannya dan menemukan sebuah gelang cendana yang diklaim milik kak Adrian. Selina membantah bahwa ia mencuri. Episode berakhir dengan tuduhan pencurian yang masih belum jelas, sementara persalinan dan tuntutan finansial segera mendesak.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.
Selina Pratama melewati satu malam penuh gairah dengan Adrian Lesmana, direktur Grup Lesmana. Keesokan harinya mereka berpisah tanpa saling mengenal. Adrian mencari ke seluruh penjuru dunia demi menemukan istri mudanya, namun gagal. Selina, kini hamil lima bulan, bertahan hidup dengan kerja serabutan sambil menyimpan rahasia kehamilan. Desakan Nenek Adrian memaksa pertemuan kembali: gengsi, rasa bersalah, dan tuntutan keluarga memunculkan keputusan sulit—pernikahan kontrak. Dalam perjanjian itu terbentang ketegangan antara tanggung jawab dan perasaan yang tak tersampaikan, antara ambisi Adrian dan kerentanan Selina. Mereka setuju menata masa depan yang samar, sementara kontrak itu perlahan menguji hati mereka.