Di episode ini seorang wanita muda yang menjual pakaian dalam sedang dicocokkan ukuran cup, sementara siaran berita mengumumkan Adrian Lesmana, pewaris kaya, mencari seorang wanita yang ditemuinya lima bulan lalu. Terungkap ia hamil lima bulan, kembar tiga, dan ayah bayi belum diketahui. Pamannya menekan; ia harus membalas budi dengan melayani Bos Surya dan diancam jika menolak, bahkan diberi obat. Ia bersikeras akan berjuang sendiri dan bekerja di banyak tempat demi anak-anaknya. Episode berakhir dengan ia membeli semua barang, sementara paksaan paman dan kemungkinan kaitan dengan pengumuman Adrian masih menggantung.
Adrian tertekan setelah keluarga mengatakan sudah lima bulan mencari 'gadis itu' yang tak ditemukan, sementara ia kehilangan ingatan wajahnya karena obat yang diberikan. Nenek memaksa Adrian menikah dalam tiga hari; calon-calon istri dipertontonkan dan suasana memanas. Di luar, seorang wanita mengusik Adrian, penjaga melerai, lalu ia pergi. Saat keluarga menagih pilihan hari itu juga, Adrian tiba-tiba menunjuk seorang wanita dan mengumumkan, "Aku nikahi dia." Pernyataan itu mengejutkan hadirin dan meninggalkan tanda tanya tentang siapa yang dipilih dan konsekuensi keputusan mendadak itu.
Seorang wanita memberi tahu nenek dan orang lain bahwa dia hamil, ternyata kembar tiga, namun ia tidak tahu siapa ayahnya dan menyebut ayah sebelumnya tak bertanggung jawab. Keluarga mendesak pernikahan cepat untuk menyelamatkan muka. Adrian Lesmana, pewaris Grup Lesmana, menawarkan menikah secara resmi: dia membeli kupon undian, menjanjikan status istri kaya, akan membantu mencari ayah biologis dan memberi kompensasi jika bercerai. Karena tidak mampu menghidupi tiga anak sendiri, wanita itu setuju melakukan pendaftaran nikah, meninggalkan persoalan reputasi dan pengasuhan bayi yang belum terselesaikan.
Pasangan kontrak Nana dan Pak Adrian mulai hidup bersama di rumah keluarga Lesmana; Adrian meminta Nana berperan sebagai istri baik karena nenek tinggal bersama. Kegembiraan pecah saat kupon yang dibeli Nana menang enam puluh miliar, membuat Adrian terkesima dan menyuruh menukar tiket. Di sela itu Nana menerima telepon seseorang yang menuntut ia menggugurkan kandungan dan kembali menikah dengan si penelepon; Nana menolak, menyatakan sudah nikah, lalu dihujat. Nenek memberi gelang dan menyatakan rumah serta perlindungan keluarga Lesmana, memaksa penerimaan. Konflik telepon tentang kandungan dan tekanan keluarga tetap menggantung.
Episode dimulai dengan ketegangan di rumah: Selina sedang hamil dan diminta tidur bersama Nana atas permintaan nenek, sementara seorang pria menegaskan ia tak akan "macam-macam" dan menyerahkan kembali sebuah barang sambil mengatakan ia menikah hanya untuk menghidupi tiga anaknya dan akan mengembalikannya jika mereka bercerai. Nenek lalu menunjuk dokter Halim mengatur makanan Selina; makanan yang enak membuat Selina menangis, ia menyebut ayahnya kejam. Nana tiba-tiba menunjukkan gejala kehamilan dan bayi ikut muntah saat Selina muntah; dokter menjelaskan fenomena itu terjadi pada ayah juga, meninggalkan ketegangan soal hubungan dan janji pengembalian yang belum terselesaikan.
Di episode ini nenek memanjakan Nana yang hamil, menolak ide Nana bekerja dan malah menawarkan liburan mewah; Nana bersikeras ingin kerja karena pernikahannya dengan Adrian hanyalah kontrak yang mungkin berakhir. Nenek meminta Adrian menyiapkan posisi untuk Nana di Grup Lesmana tanpa membuatnya kecapekan, dan mengabaikan soal gaji karena aset keluarga tersedia. Di kantor Nana diperkenalkan ke Rian, secara resmi meminta pekerjaan, dan menegaskan agar identitasnya dirahasiakan—menutup episode dengan ketegangan yang belum terselesaikan terkait rahasia di lingkungan kerja.
Seseorang menegaskan "Kita ini nikah kontrak" dan ingin menjaganya tetap tersembunyi. Rekan kantor berspekulasi bahwa seorang perempuan yang dibawa Rian mungkin hamil dan sedang mencari Pak Adrian, sementara gosip mengarah pada kedekatan khusus antara Adrian dan Liana. Liana tiba-tiba diminta mengosongkan mejanya untuk pegawai baru. Nona Selina diperkenalkan sebagai karyawan baru: diberi tugas merawat tanaman, menyiapkan buah dan jus, serta memberi makan Ruka, anjing Pak Adrian, dan ditawari gaji besar. Penempatan dan perlakuan istimewa Selina menggeser posisi Liana di kantor dan meninggalkan pertanyaan apakah rahasia dan gosip itu akan terbongkar.
Di kantor, Selina, pegawai baru yang sedang hamil, duduk di kursi yang dipersengketakan dan langsung jadi bahan gosip bahwa ia istri Pak Adrian. Kak Liana bersikap dingin dan mengancam akan mengusirnya, lalu memerintahkannya merapikan dokumen untuk diselesaikan besok. Pak Adrian menenangkan staf dan memastikan beban kerja Selina diatur agar tak kecapekan, namun ia juga menyebut wanita yang ditemuinya lima bulan lalu masih harus dicari. Seseorang menawarkan gelang sebagai petunjuk dan janji tanggung jawab, tapi tawaran itu ditolak, sehingga pencarian dan hubungan masa lalu tetap menggantung.
Episode dibuka dengan seorang wanita marah karena hanya diberi gelang jelek; dia mengancam akan mencari dan memukul pria itu, tapi menahan diri karena pria itu sudah memberinya tiga anak. Di rumah terungkap ia hamil dan khawatir karena kerja berlebihan, seorang pria disuruh menyiapkan asupan bergizi dan pergi menjemput nenek, sambil ditekankan jangan ketara. Di kantor, Pak Adrian tiba-tiba menyediakan makan siang perusahaan; rekan-rekan menebak itu khusus untuk Kak Liana yang sempat sakit, lalu diminta merahasiakan. Rian dan Selina menikmati hidangan bintang lima; ketegangan tertinggal pada rahasia perlakuan khusus yang bisa terungkap.
Di kantor Grup Lesmana, suasana meledak saat pegawai menyiapkan hidangan khusus untuk Liana dan menyerang reputasi Selina, seorang wanita hamil baru di tim rekrutmen. Rekan-rekan mengungkap lamaran Selina—katanya hamil sebelum nikah, ayah tak jelas—dan menuduhnya tak pantas bekerja atau duduk di kantor. Salah satu kolega memukulnya dan mengumumkan bahwa dia mewakili Pak Adrian untuk mengusir Selina. Selina menegaskan kontrak kerjanya sehingga tak bisa diusir, tapi lawan-lawannya bersikeras mengeluarkannya dan menuntut pencopotan perekrut yang menerima dia. Keputusan pengusiran itu menggantung nasib Selina, menunggu apakah klaim wakil Adrian akan langsung dijalankan.