Selir Agung menghadapi dilema saat membutuhkan pijatan khusus untuk mengatasi masalah kesehatan bayinya, tetapi tak bisa disentuh langsung. Dia memutuskan melatih pelayan yang memiliki tubuh mirip untuk menggantikan pijatan tersebut. Namun, pelayan pilihan pertama, Reyna, menolak karena status keperawanannya dan takut akan masa depannya jika disentuh. Selir Agung kecewa, memerintahkan pengawal menangkap Reyna. Reyna kemudian diberi kesempatan kedua setelah berjanji membantu menyelamatkan anak Selir Agung. Mereka menyiapkan Arka untuk memulai pelatihan, sementara Selir Agung mengawasi proses ini dengan tegas. Konflik tentang kesetiaan dan pengorbanan tetap menggantung.