Seorang sopir taksi mencari penumpang dan menawarkan tumpangan gratis kepada seorang wanita. Mereka setuju menuju kawasan Kartim, bekas kuburan liar yang dianggap angker. Saat tiba, sopir menagih ongkos 4 juta rupiah kepada sekelompok orang yang mengancam jika tidak dibayar. Ketegangan memuncak saat sopir menolak tunduk pada intimidasi tersebut dan berani mempertahankan haknya. Sopir menunjukkan keberanian dengan mengembalikan pistol yang diberikan kepadanya dan menolak bermain senjata. Episode berakhir dengan sopir menghadapi risiko rugi akibat penumpang tak membayar, mempersiapkan konflik yang belum selesai.