Lukas tiba-tiba dihadapkan pada tawaran menjadi sopir pribadi dengan gaji bulanan 200 juta setelah menyelamatkan keluarga pemilik perusahaan, yang ternyata juga mencakup perjanjian ketat tanpa campur tangan dalam kehidupan pribadi dan larangan menyentuh barang sembarangan. Saat bekerja, Lukas menemukan banyak alat sadap tersembunyi di rumah majikannya, menandakan banyak musuh yang mengincar mereka. Ketegangan meningkat saat pihak pemilik perusahaan menegaskan bahwa bantuan Lukas belum melunasi hutang, dan hubungan kerja mereka diikat kontrak resmi yang harus segera ditandatangani. Lukas pun bersiap menjadi sopir sekaligus pengawal dengan bayaran terpisah, menghadapi ancaman yang makin nyata.