Di tengah jamuan, Nora diingatkan menutupi luka di wajah dan tubuhnya agar tidak menakutkan tamu. Kakek kemudian mengungkap bahwa seseorang berpura-pura sakit untuk menipu Nora. Sebuah insiden terjadi ketika Hera disiram cairan; ibu dan pengawal marah, memaksa pelaku minta maaf dan mengancam akan membuatnya sengsara. Korban yang dipermalukan menuduh keluarga berpura-pura tidak melihat saat ia dihina preman. Orang itu diusir, orang lain menawarkan membersihkan noda, dan anak-anak didorong menjauh. Adegan berakhir dengan pengawal memerintahkan seseorang melepaskan maskernya, meninggalkan identitas yang belum terungkap.