Sebuah konfrontasi terjadi antara Nona Fuji dan seorang pria, terkait sebuah insiden panahan yang ternyata adalah ujian untuknya. Pria itu menyebut Fuji 'putri kaya yang suka berulah' dan menyatakan akan membatalkan pertunangan mereka. Fuji menolak, bersikeras bahwa jika memang ingin dibatalkan, dia yang akan melakukannya. Tak lama kemudian, seorang pria bernama Tuan Seno tiba dan kembali melamar Fuji. Seorang pelayan Fuji menjelaskan bahwa Seno terus mengganggunya sejak keluarganya berkuasa. Fuji yang kesal memerintahkan kepala penjaganya untuk mengusir Seno. Sang penjaga setuju, dengan imbalan potongan dari utang ganti rugi baju yang harus dia bayar.