Dalam episode ini, Tuan Willy, seorang buronan dari Keluarga Linggo yang kabur 15 tahun lalu, kini menjadi penjaga di Penjara Maut yang terkenal tak terkalahkan. Ia mengungkapkan niat balas dendamnya atas pembantaian keluarganya, bertekad menuntut nyawa para pelaku. Sementara itu, seorang pria yang tumbuh di panti asuhan bersama Tante Fira dan tujuh kakak perempuannya memutuskan pulang setelah lama pergi, meski hubungan mereka bukan darah daging. Saat mereka kembali ke rumah lama, muncul ketegangan karena ada orang yang mencoba membongkar tempat itu, tetapi mereka diperingatkan untuk menghentikan niat tersebut, meninggalkan konflik yang belum usai.