Seorang pria dan kelompoknya mengancam sebuah rumah yang dihuni oleh anak-anak yatim piatu dan seorang wanita bernama Nek Fira. Ketegangan meningkat saat pria itu memaksa membongkar rumah tersebut, tapi seorang wanita berdiri melindungi anak-anak dan Nek Fira dengan berani melawan dan menamparnya. Orang lain memperingatkan pria tersebut bahwa penghuni rumah adalah orang baik dan tidak boleh diganggu. Namun, pria itu tetap mengancam akan membunuh semua yang berada di sana. Wanita itu memaksa anak-anak pergi agar tidak terluka, sementara pria tersebut bersumpah tidak akan mengampuni mereka, meninggalkan ancaman yang belum terselesaikan.