Hanson dan Bonia tiba-tiba menikah atas desakan keluarga mereka sebagai cara menolak paksa nikah dari ayah yang memaksa keduanya. Meskipun awalnya Bonia bingung dan enggan, Hanson meyakinkan bahwa tanpa mahar dan pesta mewah mereka bisa menjalani pernikahan sederhana sambil bekerja bersama. Bonia mengungkapkan kekhawatirannya soal kesehatan dan tekanan mental, memintanya dikawal merawat neneknya. Mereka mulai menyiapkan dokumen nikah dan kartu keluarga, tapi ketegangan tetap muncul saat mereka harus menyesuaikan diri dan menghadapi urusan penting yang belum selesai.