Freya menghadapi penghinaan dari kakaknya yang menyebut kontraknya dengan kutu sebagai bencana dalam hidupnya dan menawarkan bantuan jika Freya mau menjadi pacarnya. Saat Freya berusaha membalas, dia mengaktifkan kemampuan "Domain Gatal" yang menyebabkan rasa gatal hebat pada lawannya, tetapi anjing peliharaannya tetap tenang dan malah menyerang majikan mereka. Freya merenungkan kekuatan tubuh Phoenix dan Teknik Tempa Jiwa yang dimilikinya, sambil menyadari butuh Pil Penstabil Jiwa untuk mengendalikan kekuatannya. Di tengah tekanan, Freya mengizinkan kutunya mengisap darahnya, memperlihatkan kesetiaan tanpa syarat kutu itu, sementara konflik dan strategi kekuatannya semakin rumit.