Anya terlambat dan lupa membawa bekal, memicu ketegangan dengan Alya yang memukulnya karena kesal dan iri. Alya diketahui sebagai adik CEO, membuat situasi semakin rumit saat Anya melaporkan kejadian itu kepada seorang pria yang menginterogasi pelaku pukulan. Saat konfrontasi memuncak, Alya mengaku sebagai pelaku, namun mengekspresikan kebencian dengan kata-kata kasar yang membuat suasana semakin tegang. Episode berakhir dengan konflik yang belum terselesaikan antara Anya dan Alya, menimbulkan pertanyaan tentang konsekuensi tindakan Alya.