Di pertemuan keluarga, seorang wanita (Weni) menolak pemberian uang dari kakek-nenek meski mereka bersikeras memberi dana besar; ia menyebut ajaran ibunya untuk tidak menerima hadiah tanpa jasa. Terungkap Yandi tiap bulan memberi Weni 200 juta untuk biaya hidup, lalu kakek-nenek meningkatkan tawaran menjadi 20 miliar per bulan dengan tambahan masing-masing 10 miliar untuk menutup masalah. Ketegangan memuncak ketika keluarga melarang keluhan dan salah satu wanita, Nona Mela, memperlihatkan surat nikah bertanggal hari ini sebagai bukti pernikahan yang sudah terdaftar di luar negeri. Sertifikat itu mengubah perselisihan menjadi masalah hukum keluarga yang belum terselesaikan, memaksa keputusan segera.