Dewi, seorang penjual roti telur, terlihat sukses menjual dagangannya, sementara penjual roti kukus di sebelahnya mengeluh karena dagangannya masih banyak tersisa. Penjual roti kukus itu menasihati Dewi, yang seorang janda, untuk mencari suami baru agar ada yang melindunginya di zaman yang kejam ini, tapi Dewi menolak dengan halus, merasa dirinya dan putrinya baik-baik saja. Ia kemudian pulang dengan membawa bekal roti dari penjual roti kukus. Dalam perjalanan pulang, Dewi bertemu dengan seorang anak kecil yang tampak lapar dan menawarinya makanan yang dibawanya.