Dewi, juru masak baru di kediaman bangsawan, mendapat kesempatan mengantarkan makanan untuk Tuan Muda Ketiga, Arya, yang dikenal sulit makan. Saat tiba, Arya sedang mengamuk dan situasi menjadi kacau. Dewi, setelah mengamati, menyimpulkan bahwa Arya mengidap autisme. Ia mencoba menenangkannya dengan memutar batu giling yang ia yakini dapat membantu. Namun, seorang pelayan menuduh Dewi sengaja membuat keributan dan ingin mencelakai Arya. Nyonya Besar, nenek Arya, marah dan memerintahkan Dewi ditangkap, dihukum cambuk, lalu diusir. Dewi hanya sempat berteriak "Tunggu!" sebelum nasibnya diputuskan.