Fani terkejut ketika seorang pria yang sudah bercerai mendatanginya untuk meminta temani semalam dan berjanji membayar. Meski tak terjadi apapun, pria itu mengaku mengambil ciuman pertamanya dan menuntut tanggung jawab dengan menikahinya secara sah. Fani menolak karena pria itu tidak mampu memenuhi mahar yang diinginkannya, meski pria itu seorang CEO. Di sisi lain, Fani bersiap menghadiri ulang tahun kakek Rafa, satu-satunya orang baik padanya dalam keluarga, sambil berencana berpamitan dan melindungi diri jika keluarga Senda mencoba menghalanginya. Ketegangan terkait pernikahan dan konflik keluarga memuncak menjelang perayaan itu.