Fani, yang kini bekerja sebagai kurir makanan, tiba dengan sebuah permata Elips bernilai 100 miliar untuk Kakek, memicu ketegangan saat Maria dan Ilya meragukan keasliannya dan menuduh Fani menipu. Tuan Jeri Jaya, pewaris Keluarga Jaya, datang mengkonfirmasi nilai permata itu, meski banyak yang masih skeptis mengingat latar belakang Fani. Konflik memuncak ketika keraguan dan tudingan memecah suasana, sedangkan Tuan Jeri berusaha meluruskan keadaan, memperkenalkan Fani sebagai putri dari Keluarga Gandi, membuka babak baru dalam perseteruan keluarga yang belum selesai.