Di tengah kelaparan dan kekurangan makanan, seorang ibu memimpin anak-anaknya mengumpulkan bahan-bahan langka seperti ubi jalar, gandum, dan buah beri. Meski dipenuhi ketegangan dan saling tegur, mereka bekerja keras mengolah bahan tersebut untuk membuat makanan dan maltiosa yang bisa dijual guna mendapatkan uang. Konflik muncul saat kelelahan dan kelaparan membuat anak-anak memperdebatkan nilai usaha mereka, namun sang ibu menegaskan pentingnya mengikuti perintah demi kebutuhan keluarga. Episode ini berakhir dengan persiapan mereka untuk menghasilkan uang, meninggalkan ketidakpastian tentang hasil usaha mereka.