Di sebuah lelang, seorang wanita menangis memohon dibeli sebagai istri dan rela jadi budak agar tidak dijual sebagai "wanita hina." Tuan Rangga, seorang pemburu, menawar dan akhirnya membeli meski orang-orang meragukan dia punya lima puluh tael perak. Wanita itu meyakinkan dengan menyebut keahlian mencari uang dan memasak serta janji mengembalikan uang berkali-kali lipat. Tetangga memperingatkan karena janda itu dituduh menyebabkan kematian orangtua dan suaminya. Keputusan bayar lima puluh tael menegaskan pembelian; wanita bertekad menolak dibawa kembali dan mengancam, "Nenek sihir, biar kuhabisi kau!", meninggalkan ancaman yang belum terjawab.