Vika mendatangi orangtuanya dengan wajah lebam, mengaku bahwa kakaknya telah memukuli dan merusak barang-barangnya hingga suaminya mengalami patah kaki. Ia menuntut penyelesaian dan ancaman kekerasan tersebut membuat keluarga harus turun tangan. Kakak Vika mengaku bersalah, tapi menolak membayar biaya pengobatan suami sebesar 1,6 juta. Orangtua Vika akhirnya memberinya uang demi anaknya. Di tengah ketegangan keluarga, Vika meminta kejelasan posisi dirinya dan hubungan keluarganya yang terpecah, sementara ancaman dan konflik dengan kakaknya tetap menggantung menjelang akhir episode.