Yuna menderita luka bakar serius akibat ulah adik iparnya, dan ayahnya awalnya enggan membawa Yuna ke rumah sakit karena masalah biaya. Setelah ibunya memohon dan menjelaskan risiko infeksi, akhirnya ayah Yuna setuju membawa Yuna ke rumah sakit meskipun masih ragu dengan niatnya. Di rumah sakit, terungkap bahwa kondisi istri ayah Yuna juga lemah karena kurang gizi. Meskipun biaya perawatan terlalu mahal, ayah Yuna bertekad untuk merawat Yuna dengan baik agar tidak meninggalkan bekas luka, memutuskan meminjam uang demi pengobatan mereka. Konflik finansial dan ketidakpercayaan masih membayangi keputusan itu.