Ana, putri seorang konglomerat properti, menghadapi tekanan setelah Pak Soni memaksa dia menikah agar bisa tinggal di rumahnya tanpa diusir. Meski dijual demi melunasi utang, Ana menolak menyerah dan bertekad mencari solusi sendiri. Jehan, seorang pria yang menyatakan dirinya sebagai pacar Ana, menunjukkan konflik saat mempertahankan Ana dari gangguan orang lain. Jehan sebenarnya memerlukan pernikahan untuk menjadi warga lokal, bukan karena masalah keuangan. Di akhir episode, Jehan menawarkan diri sebagai calon suami Ana, membuka peluang pernikahan yang akan menentukan nasib keduanya. Konflik terkait pernikahan dan status Ana belum selesai.