Seorang wanita muda memulai hari pertamanya bekerja di perusahaan real estat milik keluarga Fadli, sambil mengabari ibunya meski dilarang mengambil foto di area kantor. Rekan kerjanya meremehkan dan mempertanyakan statusnya sebagai putri pemegang saham, namun ia tetap menghadapi perlakuan tidak sopan. Kemudian, Pak Jehan, seorang tokoh penting perusahaan, tiba dan meminta seluruh karyawan untuk bersemangat. Ia menegaskan bahwa keluarga Fadli sangat tertutup, tidak ingin wajah dan nama mereka diketahui umum, menimbulkan rasa penasaran akan identitas asli wanita muda tersebut yang masih misterius.