Sinta terjebak dalam situasi kritis ketika pesawat yang harus mengangkut jantung donor untuk operasinya sudah lepas landas tanpa jantung tersebut. Ia mendesak Kapten Yusach membuka pintu kokpit agar bisa menyelamatkan nyawanya, namun Yusach menolak tanpa sandi cadangan. Konflik memuncak saat Sinta berusaha menghubungi menara kontrol untuk menghentikan pesawat demi memindahkan jantung ke penerbangan berikutnya, yang akan tiba tiga jam lagi. Risiko kematian Sinta makin nyata karena kemungkinan operasi gagal semakin besar, meninggalkan ketegangan soal nasib nyawanya yang belum pasti.