Tuan Alex memerintahkan agar sebuah kamar VIP kelas A dikosongkan untuknya di RS Mahkota, meski ada perdebatan karena kamar itu selama ini ditempati oleh seseorang yang koma selama enam tahun tanpa keluarga. Dalam kondisi darurat akibat tangan Alex tertusuk paku, Liana berusaha mengatur ruang dan pengambilan organ dari pasien koma tersebut untuk keuntungan bisnis. Ketegangan meningkat saat diketahui bahwa RS Mahkota terhubung dengan keluarga berpengaruh di Jadin, serta adanya iring-iringan mobil penting yang menghambat perjalanan mereka menuju rumah sakit. Mereka harus mendahului rombongan orang berkuasa tersebut, menandai konflik kekuasaan dan kepentingan yang belum selesai.