Enam tahun setelah kecelakaan yang menimpa Arman Asher, CEO Grup Keuangan Mahkota kini dikabarkan akan bangun dari koma. Namun, sekretaris utama dan CEO Grup Energi Mahkota, Kak Cindy, memilih untuk tetap tenang dan tidak membuat keributan demi keselamatan bos mereka. Ia berargumen bahwa menimbulkan kegemparan justru akan memberi celah bagi pihak berniat buruk. Saat persiapan menuju rumah sakit dilakukan, konflik tersembunyi muncul antara kepedulian pribadi dan strategi perlindungan, sementara ketegangan meningkat menjelang kebangkitan Arman yang bakal mengguncang kekuasaan.