Edwin kembali ke rumah setelah 10 tahun dan langsung mendapatkan perlakuan kasar dari ibunya yang memaksanya berlutut dan menerima hukuman fisik. Ketegangan memuncak saat Edwin menolak dipukul dan mengingatkan keluarganya bahwa dia selalu diperlakukan tidak adil dibandingkan anak angkat yang mereka lindungi. Konfrontasi ini membuka luka lama tentang ketidakadilan dan penindasan di keluarga tersebut. Edwin akhirnya menyatakan putus hubungan dengan keluarganya, meninggalkan konflik dan kehancuran hubungan yang belum menemukan penyelesaian.