Seorang kepala desa Desa Duhan mengucapkan terima kasih kepada Bu Alice atas bantuannya membangun desa tersebut. Terungkap bahwa Bu Alice juga berasal dari desa itu, meski identitas keluarganya belum diungkapkan. Sementara itu, suasana hati seorang perempuan muda yang enggan berpisah dengan saudaranya menimbulkan ketegangan emosional. Konflik memuncak ketika Leo menolak menandatangani dokumen yang memungkinkan penghancuran rumah warga, mempertahankan rumahnya tetap aman meski mendapat tekanan keras dari pihak lain. Ketegangan ini berakhir tanpa resolusi, menimbulkan pertanyaan tentang nasib desa dan keluarganya.