Nisa, seorang wanita yang selalu berpenampilan sederhana, tiba-tiba menjadi pusat perhatian setelah berani menantang Ketua Gina dalam sebuah insiden di kantor, yang berujung pada ketegangan setelah dia menumpahkan kopi ke atas Gina. Perkelahian kecil itu diwarnai oleh cemoohan karena penampilan Nisa, tetapi keberaniannya membuat orang lain terkesan. Namun, kecurigaan muncul ketika ditemukan dokumen rahasia Grup Eros di bawah mejanya, yang membuat Pak Sandi mempertanyakan apakah Nisa seorang mata-mata. Episode ini berakhir dengan ketegangan saat Nisa harus menjelaskan keberadaan dokumen tersebut, membuka konflik baru yang belum terpecahkan.