Melisa baru saja tiba di rumah dalam kondisi lelah dan jaket yang kotor, membuat keluarganya khawatir dan menegur karena celemeknya kotor. Ayahnya menawarkan camilan sementara mereka memperhatikan bekas luka dan jaket Melisa yang berlumpur. Saat mereka mencoba mencari tahu penyebabnya, Melisa diam-diam menahan rasa sakit dan enggan menjelaskan. Suasana berubah tegang ketika kakaknya menuntut Melisa untuk memberitahu siapa yang telah menyakiti atau memperlakukannya buruk, menimbulkan ketegangan dan rahasia yang belum terungkap dalam keluarga ini.